Puisi Muhammad Asqalani eNeSTe: Sebuah Perempuan & Puisi Lainnya
ilustrasi: Alfarizi Andrianaldi
Sebuah Perempuan
pohon konon yang mohon,
kenapa kau jatuhkan aku ke planet pertumpahan darah?
aku perempuan dari pertempuran rusuk patah,
terbiasa menumbuhkan bunga di kepala,
sepasang gunung kecil di kiri kanan dada.
salam bagi musim kawin, mengandung dan melahirkan.
jika esok sebuah manusia menjadi cerita;
tolong pesan sebuah karangan surga.
sedalam dendam iblis, rambutku terurai Drupadi.
Kubang Raya, Juni MMXXIV
Sepotong Lelaki
kumat!
kamitku hanya berisi sunyi yang sakit.
ketika Tuhan menjadi tuan bagi surga sebelum bumi.
tapi aku lelaki,
sepotong lelaki,
yang ingin sebuah perempuan, jatuh dari peraduan.
hinggap ke dalam sayap-sayap mimpi sunyata.
lalu ia, Hawa dari segala nafsu manusia,
ngidam rahasia buah-buahan. kami pun dililit muslihat Lilith.
sebelum buah menjadi tuah, ia lebih dulu menjadi tulah.
mengusir kami daridesir, kepadapadangpasirtakberasi.
ibu bumi benar-benar gersang. kami berjalan dan telanjang.
Kubang Raya, Juni MMXXIV
Seiris Bani
anak
dari peranakan Dewi Sri
adalah pada padi
dedak pada mimpi
ayahku luka langit
ibuku sayat bumi
burung bangkai dalam tungkaiku
aku memilih jadi manusia
bukan kera atau primata
aku berjalan di atas takdir
bukan di bawah deras sihir
hujan adalah hidupku,
hujjah adalah teduhku.
tempat napas dalam tas
kepergian jinjing pasar anak.
Kubang Raya, Juni MMXXIV
Muhammad Asqalani eNeSTe. Kelahiran Paringgonan, 25 Mei 1988. Menulis puisi sejak 2006. Buku puisinya yang terbaru adalah Ikan-ikan KebaikanTerbang dari Sungai ke Langit Lengang. Ia mengikuti Residensi Seniman Riau 2023. Adalah salah satu emerging di Balige Writers Festival (BWF) 2023. Merupakan Laskar Rempah dalam Muhibbah Budaya Jalur Rempah RI 2024. Sehari-hari ia bekerja sebagai Mentor Menulis Puisi di Asqa Imagination School (AIS). IG: @muhammadasqalanie






Yenni Reslaini
Juni 17, 2024Sebuah perempuan, apakah kami perempuan? Keren bener puisinya Kak mantap
admin
Juni 17, 2024Terima kasih telah membaca dan komentarnya, Kak! Doakan selalu banyak rezeki kami.