Puisi

Puisi Asa Nirwangga: Merde

 

 

Dengan menyebut nama Tuhan

yang Maha Penyayang lagi Maha Pengasih.

Mengasihi umatnya yang blingsatan sudah sepekan hanya makan amalan dan harapan.

 

 

Dengan menyebut nama Tuhan

yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Melihat umatnya saling tikam demi kekuasaan dan ketaqwaan.

 

 

Dengan menyebut nama Tuhan

yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Mengetahui umatnya yang kesana kemari menjual ayat demi perut dan selangkangannya tercukupi.

 

 

Dengan tidak menyebut nama Tuhan,

sisakan aku ruang di neraka, kelak dapat kupajang dan pamerkan tulisan-tulisan serampangan

tentang umat yang menjual,

mengiris,

memerkosa,

nama-Nya demi kenikmatan.

Asa Nirwangga, asli Jakarta. Pemuda luntang-lantung, gemar naik Transjakarta sembari menulis ricauan yang melanda. 

IG: nirwanggaa
Email: asanirwanggabey@gmail.com

Avatar

admin

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Puisi

Puisi Zainul Dzakwan Arabi: Seorang Buta

ilustrasi: Alfarizi Andrianaldi Aku merabamu Saat tiada pasang mata Tahu kandungi Perisamu pada kenihilan Melihat pasti milik penglihatan Begitu ketaranya
Puisi

Puisi Terjemahan: Lindu Ariansyah

Kami Terpanggang Tinggal Rangka dari Fuck Your Lecture on Craft, My People Are Dying karya Noor Hindi Para zionis sibuk